jump to navigation

Siswa Demak Mimpikan Kuliah di FST UIN Jakarta Januari 30, 2006

Posted by aniq in UIN Online.
3 comments

Auditorium Utama, UIN Online – “Sejak IAIN berubah menjadi UIN Syarif Hidayatullah di tahun 2002, telah tercatat ada 10 fakultas dan 47 jurusan, semoga bisa membantu adik-adik dalam mengembangkan bakat lewat jurusan yang diminatinya masing-masing.”

Demikian sambutan yang disampaikan Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr. Armai Arief. MA, ketika menyambut kunjungan Madrasah Aliyah Futuhiyyah II, Meranggen Demak, yang berlangsung di Auditorium Utama UIN Syarif Hidayatullah
Jakarta, Jumat, (27/1).  

Menurut Kepala Sekolah MA Futuhiyyah II, KH. Ali Mahsun, kunjungannya kali ini ingin mengetahui banyak informasi tentang UIN Jakarta, terutama Fakultas Sains dan Teknologi.

“Karena di Madrasah kami hanya ada jurusan IPS dan IPA yang rata-rata murid kami melanjutkan perguruan tinggi di IAIN Semarang ataupun Unnes, yang belum ada Fakultas Sains dan Teknologi” ujarnya.

Ali menambahkan bahwa dia berharap tahun depan anak didiknya bisa melanjutkan ke UIN Jakarta, khususnya belajar soal sains dan teknologi, karena Madrasah Futuhiyyah merupakan satu-satunya madrasah di Demak yang ditunjuk Depertemen Agama untuk mengembangkan ilmu sains dan teknologi.

Di tempat terpisah Komariyah, salah satu siswi MA Futuhiyyah yang ikut berkunjung, mengungkapkan kekaguman UIN Jakarta baik dalam segi gedungnya yang megah maupun jurusannya yang banyak pilihan. “Semoga besok saya bisa masuk kuliah di sini,” ujarnya.

Kunjungan yang terdiri dari kurang lebih 250 siswa dan 20 guru ini akan melanjutkan perjalanan untuk melihat keindahan Indonesia di Ancol dan TMII setelah puas berkeliling ke kampus idaman ini

Iklan

UIN Jakarta Rencanakan Akreditasi Semua Jurnal Januari 30, 2006

Posted by aniq in UIN Online.
add a comment

Gedung Rektorat, UIN Online – „Kami sudah merencanakan semua jurnal yang diterbitkan UIN Jakarta akan diupayakan sudah harus mendapatkan akreditasi.“

Demikian disampaikan Pembantu Rektor Bidang Pengembangan Lembaga, Prof. Dr. Suwito saat ditemui UIN Online di kantornya, Jumat, (27/1).

Menurut Suwito, saat ini jurnal yang diterbitkan UIN Syarif hidayatullah ada
lima yang sudah terakreditasi. Antara lain, Mimbar (Jurnal Agama dan Budaya) yang dikelola pihak Universitas Rektorat, Refleksi (Jurnal Kajian agama dan Filsafat) dikelola Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF), Al-Turas (Fakultas Adab dan Humaniora). Jurnal ini mendapatkan nilai akreditasi B. Adapun Didaktika Islamika  yang dikelola FITK mendapatkan nilai C. Sedangkan Studia Islamika (Indonesia Journal For Islamic Studies) yang dikelola Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) mendapatkan nilai akreditas A.

Suwito mengatakan, “Saya mengimbau agar semua pimpinan jurnal untuk senantiasa memperhatikan rambu-rambu penilaian jurnal agar bisa segera terakreditasi,“ ujarnya.

Mahasiswa Korea Lomba Permainan Tradisional Januari 27, 2006

Posted by aniq in UIN Online.
2 comments

Auditorium Utama, UIN Online – Biasanya tamu yang berkunjung ke kampus ini disambut dengan acara seremonial. Namun, kali ini mahasiswa Korea Selatan (Korsel) yang berkunjung ke UIN disuguhi permainan tradisional yang kerap dihelat di acara tujuh belasan.

Demikian disampaikan Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum, Prof. Dr. Abuddin Nata, MA dalam sambutannya di acara kunjungan mahasiswa Korea Selatan yang berlangsung di Auditorium Utama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu Sore, (25/1).

Tak ayal, acara kunjungan yang berlangsung di kampus pembaharu itu menjadi ajang bermain. Beberapa mahasiswa, baik dari
Korea maupun dari UIN Jakarta, ikut ambil bagian dalam permainan memasukkan ballpoint ke dalam botol dan lomba makan kerupuk. “One, two, three, go…,” ujar MC memberi arahan.

Setelah permainan demi permainan selesai, mahasiswa Korsel yang berjumlah 22 orang disuguhi tarian saman dari Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), dan tarian ondel-ondel dari Betawi serta Teater Syahid yang semua itu ditampilkan oleh mahasiswa UIN Jakarta, khususnya kelahiran NAD dan Betawi. Menyambut pertunjukkan tersebut, para mahasiswa
Korea tampak kagum.

Menurut Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, Prof. Dr Armai Arief, yang menyambut langsung tamu dari Ginseng itu mengatakan bahwa kunjungan itu untuk menjalin kerjasama antara mahasiswa ASEAN dan ASIA. Sifat kunjungan itu tidak ada kaitannya dengan terorisme yang sedang marak di negeri ini.

Armai menambahkan, mereka datang untuk tukar informasi mengenai perkembangan mahasiswa dalam kampusnya masing-masing. “Ya, kunjungan biasa untuk melihat suasana kampus dan mahasiswa,” ujar Arief.

Di tempat terpisah, Hur Ji Hoon, Deputy Leader mahasiswa Korea Selatan menjelaskan kunjungan yang dilakukan pihaknya untuk menambah pengetahuan dan wawasan. “Demikian kunjungan ini diharapkan komunikasi antara mahasiswa Korea dan
Indonesia semakin akrab, ” terang Ji Hoon dengan bahasa Indonesia yang terbata-bata