jump to navigation

Komisi VIII DPR-RI Kunjungi UIN Jakarta Maret 29, 2006

Posted by aniq in UIN Online.
add a comment

Ruang Sidang Utama, UINJKT Online — Komisi VIII DRP-RI melakukan kunjungan kerja ke Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Kunjungan 9 anggota Dewan yang terdiri dari 8 fraksi dengan didampingi oleh perwakilan Departemen Sosial (Depsos) dan Departemen Agama (Depag) ini disambut langsung oleh para Pumbantu Rektor UIN Jakarta di Ruang Sidang Utama, Selasa, (28/3). Menurut Widodo Bujowiryono, selaku ketua rombongan dari Fraksi PDIP mengatakan,  kunjungannya kali ini dalam rangka reses masa sidang III Tahun Sidang 2005-2006, yang kebetulan di dalam komisi VIII konsentrasi di bidang agama, sosial, dan perempuan.  

Widodo juga menambahkan, dalam kesempatan ini komisi VIII DPR-RI ingin mengajak diskusi dan minta masukan kepada para intektual UIN Jakarta perihal maraknya problematika bangsa sekarang, seperti RUU Pornografi dan Pornoaksi yang masih diperdebatkan.  

Pembantu Rektor Bidang Administrasi Umum, Prof. Dr. Abuddin Nata, MA. berharap, kunjungan komisi VIII DPR-RI ke UIN Jakarta ini dapat memberikan upaya penyegaran seperti sekarang ini yang kini berusaha melangkah untuk menjadi Word Clas Universty dari 10 Universitas, sekaligus diundang oleh Diknas untuk kunjungan di beberapa program study di Arab Saudi. *ANI

Rektor UIN Jakarta ikut Dialog Islam-Barat di Istana Merdeka Maret 29, 2006

Posted by aniq in UIN Online.
add a comment

Rektorat, UINJKT Online — Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dr Azyumardi Azra, MA bersama Perdana Menteri (PM) Inggris, Tony Blair, dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan berdialog membahas isu Islam dan Barat. Diskusi yang akan dihadiri oleh 6 tokoh ini akan berlangsung di Istana Merdeka, Kamis, (30/3). 

Menurut Juru Bicara Presiden, Dino Patti Djalal, dialog Islam-Barat ini juga akan dihadiri oleh 6 tokoh Islam selain Rektor UIN Jakarta, yaitu KH Hasyim Muzadi (PBNU), Din Syamsuddin (Muhammadiyah), KH Umar Syihab (MUI), KH Abdullah Gymnastiar atau Aa’ Gym (dai kondang), dan Nazaruddin Umar (Ketua Studi Alquran UIN Jakarta).  

Menurut Dino, dialog ini diadakan untuk memberikan pemahaman yang mendalam kepada PM Tony Blair mengenai warna dan pemikiran Islam di
Indonesia. Selain itu, kedua pemimpin negara juga akan mendiskusikan hubungan antara Islam dan Barat serta bagaimana mencari cara terbaik untuk memajukannya.
 

“Ini adalah kesempatan yang baik bagi para peserta diskusi, bagaimana mengelola isu Islam dan Barat ini, ” ujarnya seperti dikutip Republika, Rabu (29/3).

Peran Perempuan di Masa Revolusi Maret 28, 2006

Posted by aniq in UIN Online.
add a comment

Ruang Teater FUF, UINJKT Online Peran Perempuan  bukan hanya di era Kartini (masa kebangkitan nasional) tapi juga pada masa revolusi perjuangan RI tahun 1945.  

Demikian disampaikan Hj.Nidalia Djohansah Makki, DPR RI Komisi II, dalam pelatihan gender “Langkah Awal Menuju Masyarakat Egaliter”, yang diselenggarakan Badan Ekskutif Mahasiswa Jurusan Pemikiran Politik Islam (BEM-PPI) Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di ruang teater Lt. 4 Selasa, (28/3).  

Menurut Nidalia, Islam juga juga menekankan konsep kesetaraan yang dipraktikkan pada awal Nabi Muhammad Saw. Sejarah mencatat bahwa majlis ta’lim untuk perempuan pada masa Nabi telah ada dengan alasan kebutuhan sahabiyat akan ilmu agama sebagaimana sahabat laki-laki.  

Nidalia menambahkan, selain gender dikenal pada masa awal Islam  pada masa pergerakan nasional di Indonesia juga telah diperaktekkan misalnya, pemberdayaan perempuan di bidang politik dengan hadirnya kebijakan Undang-undang nomor 12 Tahun 2003 Pasal. 65 Ayat 1, yang menganjurkan partai politik mencalonkan 30% perempuan sebagai anggota DPR, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di daerah-daerah pemilihan. Meskipun, lanjut Nidalia, “30% keterwakilan perempuan itu sesungguhnya hanyalah pembodohan belaka, karena toh perempuan-perempuan hanyalah diberikan nomer sepatu yang Cuma menguntungkan nomer yang atas” ujarnya.  

Pada sesi kedua dari pelatihan gender ini di isi oleh Euis Amalia MAg, anggota PSW UIN Jakarta dengan materi feminisme.