jump to navigation

Merengkuh Kembali Nilai Yang Hilang Juli 20, 2006

Posted by aniq in Renungan.
trackback

Dunia semakin tua. Aktivitas di dalamnya pun semakin komleks, kompetetif serta sarat dengan nilai-nilai materialistik. Semua orang semakin sibuk berpacu dalam lomba yang serba bendawi itu, sementara nilai-nilai rohani (spiritual) sudah banyak dilupakan.  

Kadangkala hati ini terasa kering kosong, seakan ada sesuatu yang hilang darinya. Tiada lagi dorongan (spirit) hidup, hilanglah rasa kedamaian di hati dan serbagai stres datang silih berganti.  

Tak ada obat bagi yang demikian itu, kecuali merengkuh kembali nilai-nilai yang hilang dan menyirami kembali hati yang gersang dengan dorongan-dorongan yang paling kuat adalah menghiburnya dengan mana-mana rohani yang tinggi yang terkandung di dalam untaian Mutiara-mutiara hikmah yang indah.  

Pesan Ali bin Abi Tholib Ra: adalah hati manusia yang kerap kali di landa kebosanan, sebagaimana tubuh mereka sering kali di jangkiti keletihan. Maka carikanlah mutiara-mutiara hikmah untuknya.

Komentar»

1. uanick - Juli 20, 2006

komleks : kompleks
kompetetif : kompetitif
di landa : dilanda
di jangkiti : dijangkiti


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: