jump to navigation

Catatan Harianku September 16, 2006

Posted by aniq in Puisi.
11 comments

Penaku bergetar pelan di atas lembar putih bisu

Kusapa ramah setiap kata yang kurangkai

Ku buka lembar kedua,

Masih ku goreskan pena berona cinta &

kasih, Berhias cerita-cerita tersirat rindu menggebu.

Ada tawa tertahan,

Bertutur kisah-kisah lama juga tentang,

Kepedihan atau apa saja.   Tatkala air mata terbentang, Tanganku semakin gemetar,

Aku tak tahu lagi apa yang akan kutuliskan Di lembar berikutnya..

Undangan Perak Malaikat September 16, 2006

Posted by aniq in Puisi.
1 comment so far

Akankah kau bersedia bila undangan perak dari malaikat,

Harus kau hadiri hari ini?

Ketika kau tak menginginkan kereta jemputan,

Dan dia kirimkan untukmu.

Ketika kau tengah berbahagia,

Ketika kau dapatkan segalanya,

Ketika dunia menyediakan cinta.

Adalah kuasanya menjadikan segalanya ada lalu,

Meniadakan segalanya.

Sehampar rindumu pada-Nya,

Akan begitu dihargai-Nya.

Dan disediakan cinta untukmu,

Surga yang kau cicil

Atau neraka yang kau susun

Hingga dia mengirimkan Malaikatnya.

Mengantarkan undangan perak untuk/mu.

Padahal kau tak tahu kapan kau harus menghadirinya